Keluarkan Tiga Surat Edaran Selama Pandemi, Gubernur Sulteng Antar BKKBN Sulteng Juara Tingkat Nasional

Kepala BKKBN Sulteng Dra. Maria Ernawati, M.M Saat Sambutan di Suatu Acara
Kepala perwakilan BKKBN Sulteng, Drs. Maria Ernawati, saat pembukaan Rapat Kerja daerah Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan KB (Banggakencana) Tingkat Sulteng Tahun 2020, di salah satu hotel di Kota Palu beberapa waktu lalu. (Foto:IST)

Terkini.id, Palu – Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah kembali mengukir prestasi. Disiarkan langsung di Televisi Republik Indonesia dalam acara peringatan Harganas Ke 27 Bangga Indonesia, beberapa waktu lalu.

BKKBN Sulteng dinobatkan sebagai juara nasional Lomba Inovasi Gerakan Cegah Putus KB yang diselenggarakan oleh BKKBN Pusat di bawah arahan Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Rreproduksi.

Lomba ini dimaksudkan agar perwakilan BKKBN di seluruh Provinsi di Indonesia dapat mempertahankan cakupan kesertaan ber-KB khususnya pada masa pandemi covid-19.

Selain itu, lomba ini dibuat agar dapat mewujudkan terlaksananya kegiatan inovasi untuk menjaga keberlangsungan ber-KB bagi peserta KB dengan memperhatikan kebijakan local dan protocol pencegahan penyebaran covid-19.

Dra. Maria Ernawati, M.M selaku Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah mengaku sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini.

Ia menegaskan bahwa hal itu merupakan bentuk pelayanan prima yang paling mendasar di situasi pandemi covid-19.

“Ini sebenarnya langkah awal tentang bagaimana kita BKKBN memberikan layanan prima kepada keluarga,khususnya pelayanan KB di masa pandemic, Utamanya dukungan Bapak Gubernur yang mengeluarkan 3 Surat Edaran cegah putus pakai selama pandemik,” tegas Erna saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 7 Juli 2020.

Dalam inovasinya Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng melakukan gerakan MOBIYA yang dalam bahasa daerah kaili berarti “Membangun”.

Gerakan MOBIYA meliputi sosialisasi cegah putus kb secara massif di berbagai media, mempererat hubungan dengan mitra, dukungan dari pemerintah provinsi Sulawesi Tengah, penguatan pada PKB/PLKB untuk rutin kunjungan rumah 2 kali dalam seminggu, memastikan ketersediaan alokon, serta monitoring dan evaluasi.

Gerakan MOBIYA secara lebih rinci diwujudkan dalam bentuk inovasi di antaranya mini survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kb, layanan konsultasi KB Online, lomba tik tok dan video challenge, virtual meeting “Selasa Menyapa”, produksi APD oleh kelompok UPPKS, dan Komunitas orang tua genre (Koran Genre)

Adapun penguatan dengan mitra dilakukan oleh BKKBN bersama dengan Ikatan Bidan Indonesia, Gubernur Sulteng, Wakil Gubernur Sulteng, Sekdaprov Sulteng, dan seluruh Bupati/Wali Kota se Sulawesi Tengah.

Sumber: Humas BKKBN Sulteng

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Satu Nelayan Dilaporkan Hilang Saat Melaut di Perairan Tomoni Parigi

Sejumlah Kader DPW Hingga DPD Siap Bertarung di Muswil PAN Sulteng

Begini Cara Tim Rescuer Basarnas Palu Jalin Solidaritas

Ijin Ke Kebun Paman, Dua Kakak Beradik di Kabarkan Hilang di Hutan

Kepala Basarnas Palu Himbau Personil Tetap Siaga Hadapi Cuaca Ekstrim

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar